Bogor, 23 September 2025 – Tim Cegah Satgaswil Jawa Barat Densus 88 AT Polri bersama mitra NGO dan pemerintah daerah menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait pembentukan Gugus Tugas dalam program Desa Damai di Kabupaten Bogor. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam pencegahan intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat di tingkat desa.

FGD berlangsung di Kantor DPMD Kabupaten Bogor, Cibinong dan dihadiri oleh unsur pemerintah, aparat desa, organisasi masyarakat, karang taruna, hingga organisasi perempuan desa.


Sinergi Pemerintah, Aparat, dan Masyarakat

Kegiatan FGD ini dihadiri oleh perwakilan Satgaswil Jabar Densus 88 yang dipimpin Kompol Komang Dony Wahyudi, S.I.K., M.M. beserta jajaran. Hadir pula Plt. Sekdis DPMD Kabupaten Bogor, Mira Dewi Sitanggang, S.E., M.M., Dir Eksekutif Inklusif, M. Subhi Azhari, S.H., M.Hum., serta para camat, kepala desa, sekretaris desa, LPM, karang taruna, dan organisasi perempuan dari Kecamatan Pamijahan, Tamansari, dan Tajurhalang.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan terbentuk gugus tugas Desa Damai yang berfungsi sebagai garda terdepan dalam menguatkan narasi damai, toleransi, dan kebersamaan di masyarakat.


Pokok Pembahasan FGD

Dalam sambutannya, M. Subhi Azhari menekankan pentingnya mendorong ketahanan masyarakat melalui narasi damai di tingkat desa. Ia juga mengajak semua pihak untuk berkolaborasi demi menciptakan lingkungan yang aman dari pengaruh intoleransi dan radikalisme.

Sementara itu, Mira Dewi Sitanggang menegaskan bahwa pelaksanaan program Desa Damai perlu didukung dengan dasar hukum dan alokasi anggaran desa agar dapat berjalan secara berkelanjutan. Ia berharap FGD ini mampu menjadi acuan dalam pembentukan program nyata yang menyentuh langsung masyarakat.

Diskusi berjalan dinamis dengan membahas:

  • Rencana program Desa Damai di Kabupaten Bogor.
  • Pembagian peran dan pembentukan gugus tugas.
  • Kolaborasi lintas pihak dalam pencegahan IRET.

Desa Damai sebagai Benteng Pencegahan IRET

Program Desa Damai di Kabupaten Bogor menjadi salah satu strategi penting untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap paham intoleran, radikal, ekstrem, dan teror. Dengan adanya gugus tugas di tingkat desa, diharapkan upaya pencegahan dapat dilakukan lebih cepat, tepat sasaran, dan menyentuh langsung lapisan masyarakat bawah.

Kegiatan FGD ini berjalan aman, lancar, dan kondusif, sekaligus menandai komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Bogor yang damai, inklusif, dan bebas dari pengaruh radikalisme.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *